Napi Kabur, Over Kapasitas Lapas Tasikmalaya jadi Sorotan

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim meminta agar Kementerian Hukum HAM, Pemkot Tasikmalaya dan Pemkab Tasikmalaya duduk bersama membahas wacana pemindahan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tasikmalaya.

Penjara di Kota Tasikmalaya itu saat ini kondisinya sudah melebihi kapasitas. Lapas yang berada di pusat kota, dekat masjid agung dan taman kota itu juga dinilai sudah tak memadai.

“Memang dari dulu Lapas sudah over capacity dan sudah tidak layak untuk pembinaan narapidana,” kata Muslim, Senin (19/9/2022).

Dia mengatakan sejak dulu wacana untuk merelokasi Lapas sudah kerap kali dibahas meski hingga kini tak kunjung terwujud.

“Memang idealnya Lapas dipindahkan dan itu sudah sering dibahas, ada kendala yang harus diselesaikan makanya saya imbau Kemenkumham, Pemkot dan Pemkab duduk bersama. Mengapa Pemkab, kan Lapas ini juga digunakan oleh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” papar Muslim.

Dia mengatakan rencana pemindahan Lapas ini sudah sempat sampai pada tahap survei lahan. “Lahan sudah ada, di wilayah Kecamatan Bungursari. Ada lahan 3 sampai 4 hektare, sudah sempat disurvei,” kata Muslim.

Namun kendala muncul karena pihak Kemenkumham meminta agar selain menyediakan lahan Pemkot juga membangun gedung atau bangunannya. Hal ini yang membuat Pemkot keberatan.

“Menurut Kemenkumham harus sama bangunannya, itu yang memberatkan Pemkot. Makanya perlu dibicarakan dengan Pemkab dan Kemenkumham, kalau hanya Pemkot Tasik ya berat,” kata Muslim.

Selain itu kejadian dua narapidana Lapas Tasikmalaya yang nyaris kabur akhir pekan lalu, menurut Muslim juga menjadi penanda bahwa pemindahan Lapas Tasikmalaya sudah harus dilakukan.

Sebelumnya Kepala Lapas Tasikmalaya Davy Bartian mengakui jika Lapas Tasikmalaya sudah melebihi kapasitas. Idealnya Lapas itu dihuni oleh 88 orang tapi yang ada saat ini penghuni sekitar 270 orang.

“Ya tentu jadi bahan evaluasi kami (kejadian napi nyaris kabur). Memang tantangannya Lapas ini melebihi kapasitas dan rasio sipir dan warga binaan pun tak sepadan. Tapi walau demikian kami akan terus memaksimalkan pengawasan,” kata Davy.

Dua orang warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Tasikmalaya nyaris kabur, Minggu (18/9/2022) dinihari.

Satu orang narapidana sudah berhasil keluar dari Lapas namun tertangkap di dekat Taman Kota Tasikmalaya. Sementara seorang lainnya tertahan di plafon bangunan Lapas sehingga mengakhiri upaya pelariannya.

Sumber: https://www.detik.com/jabar/hukum-dan-kriminal/d-6299258/napi-kabur-over-kapasitas-lapas-tasikmalaya-jadi-sorotan

Bagikan:

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram