Respons Wamenkumham soal Overkapasitas Lapas Subang

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej menanggapi kelebihan kapasitas warga binaan yang berada di Lapas Kelas IIA Subang.

Edward mengungkapkan, bahwa kelebihan kapasitas warga binaan yang berada di Lapas Indonesia khususnya di Lapas Kelas IIA Subang tersebut merupakan tanggung jawab bersama dengan Kemenkumham.

“Saya kira itu tanggung jawab kita bersama memang itu merupakan masalah besar tapi sedikit demi sedikit akan terurai,” ujar Edward saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Subang, Rabu (24/8/2022).

Menurut Edward, langkah yang akan dilakukan oleh pihak Kemenkumham yaitu menunggu keputusan diterapkannya UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

“Langkah kami dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 terkait lembaga pemasyarakatan, bahwa ada pemberian remisi, bebas bersyarat. Artinya tidak ada lagi diskriminasi pemberian hak yang menjadi warga binaan. Diharapkan dengan begitu tidak ada lagi Lapas yang over kapasitas,” katanya.

Sementara itu, Kalapas Kelas II A Subang Tommy Hendri mengatakan untuk di Lapas Kelas IIA Subang ini sudah over kapasitas warga binaan.

Total saat ini terdapat 701 warga binaan di Lapas Kelas IIA Subang dengan kapasitas yang tersedia hanya 350 warga binaan. Warga binaan didominasi narapidana kasus narkotika.

“Kapasitas untuk saat ini ada 701 memang sudah over. Untuk sementara memang sering kita pindahkan kalau ada yang baru masuk sekiranya tidak mempuni kita pindahkan ke Lapas yang masih memungkinkan menampung. Memang di Lapas yang ada di Jawa Barat juga sudah over kapasitas,” ungkap Tommy.

Sumber: https://www.detik.com/jabar/hukum-dan-kriminal/d-6251952/respons-wamenkumham-soal-overkapasitas-lapas-subang

Bagikan:

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram